Karakteristik Benua Australia: Iklim, Flora, Fauna dan Sumber Daya Alamnya

Ketika membahas tentang Australia, hal yang terlintas di pikiran Anda adalah kanguru dan suku Aborigin, bukan? Australia merupakan benua yang dihuni oleh penduduk asli yaitu suku Aborigin. Untuk mengetahui karakteristik benua Australia, berikut penjelasan selengkapnya:

Letak Astronomis dan Geografis Benua Australia

Berdasarkan letak astronomisnya, benua Australia berada pada garis lintang 10° LS (Lintang Selatan) sampai dengan 44° LS (Lintang Selatan) dan 113° BT (Bujur Timur) sampai dengan 154° BT (Bujur Timur). Dilihat dari letak astronomisnya ini, benua Australia berada di belahan bumi bagian selatan.

Karena letaknya inilah, benua Australia mendapat julukan sebagai benua bawah yang sebagian perbatasannya dikelilingi lautan dan samudra. Berikut ini merupakan letak geografis benua Australia berdasarkan batas-batasnya:

  • Bagian utara wilayah benua Australia berbatasan dengan perairan Laut Timor dan Laut Arafuru.
  • Bagian selatan wilayah benua Australia berbatasan dengan perairan Samudra Hindia dan Antartika.
  • Bagian timur wilayah benua Australia berbatasan dengan perairan Laut Tasmania, Samudra Pasifik, dan Laut Coral.
  • Bagian barat wilayah benua Australia berbatasan dengan perairan Samudra Hindia.

Karakteristik Benua Australia

Berdasarkan sisi sejarah geologisnya, karakteristik benua Australia merupakan manifestasi dari butiran zircon the trial dalam batuan metasedimentary yang sudah berusia 4,4 miliar tahun. Benua Australia juga menjadi bagian dari benua super Pangaea.

Baca Juga : letak geografis australia

1.   Kondisi Tanah

Selain Antartika, Australia merupakan benua paling datar dan paling kering. Penentuan bentuk permukaan tanah di benua Australia ini dipengaruhi pola patahan dan lipatan. Benua ini juga terbilang gersang karena sepertiga wilayahnya merupakan gurun.

Jika dilihat dari atas, udara yang terdapat pada dataran benua Australia akan terlihat berwarna merah darah meskipun terkadang juga terlihat kuning seperti kulit singa.  Dataran pada benua ini terlihat seperti gurun pasir berwarna kekuningan yang sangat luas.

Sementara itu, tumbuh-tumbuhan banyak hidup di benua Australia bagian utara, timur, barat daya, dan tenggara karena memiliki curah hujan yang cukup tinggi. Sungai-sungai yang mengalir secara permanen juga hanya ditemukan di benua Australia bagian timur dan barat daya, serta Tasmania.

2.   Iklim

Karakteristik benua Australia selanjutnya yaitu kondisi iklimnya. Sebagai benua yang gersang, rata-rata curah hujan per tahun di dua pertiga wilayah Australia kurang dari 20 inci atau 500 mm dan di sepertiga wilayahnya kurang dari 10 inci atau 250 mm.

Meski di benua ini juga mengalami musim dingin atau musim salju, namun secara keseluruhan wilayah Australia memiliki cuaca yang panas. Karena cuacanya yang panas, maka penguapannya juga tinggi  sehingga curah hujan yang diterima menjadi berkurang dan gersang.

Benua Australia memiliki 5 macam iklim yaitu iklim musim, iklim gurun pasir, iklim hujan, iklim sub tropis, dan iklim laut sedang.

3.   Flora dan Fauna

Benua Australia memiliki keanekaragaman hayati yang melimpah, baik flora maupun faunanya. Benua ini diyakini memiliki sekitar 200.000 hingga 300.000 spesies dan sekitar 100.000 spesies sudah teridentifikasi.

Benua ini memiliki sekitar 250 spesies mamalia asli, 680 spesies reptile, 550 spesies burung darat dan air, 190 spesies katak, dan lebih dari 2.000 spesies ikan air tawar dan air laut. Sisanya merupakan hewan invertebrata, termasuk serangga.

Di zona tropis, spesies fauna yang hidup di wilayah tersebut yaitu kanguru dan kupu-kupu sayap burung (Ornithoptera). Selain itu, ada pula walabi tangkas (Macropus agilus) dan rayap Amitermes meridionalis.

Di zona Eremian, fauna yang hidup yaitu hewan-hewan dengan kemampuan bertahan hidup di kondisi yang sangat gersang dengan curah hujan yang tidak teratur, seperti kanguru abu-abu, mol berkantung (Notoryctes typhlops), katak penampung air, burung nuri, dan lain sebagainya.

Sementara itu, untuk zona Temperate dihuni oleh hewan alpine Australia yang mendiami pegunungan tinggi seperti belalang alpin (Kosciuscola) dan pygmy possum (genus Burramys). Selain itu, kawasan gurun di benua ini juga dihuni oleh reptil seperti ular dan biawak.

Untuk persebaran floranya sendiri, Australia didominasi dengan hutan sclerophyllous kering dan basah, hutan sabana, hutan campuran iklim sedang, vegetasi alpine, hutan hujan sedang, dan semak belukar.

Berbeda dengan hutan hujan tropis, flora yang ada di Zona Suhu didominasi dengan pohon Eucalyptus atau akasia. Sementara itu, untuk vegetasi Zona Sedang lebih diprioritaskan untuk tujuan pertanian dan Zona Eremian didominasi dengan gurun dan perbukitan yang hanya ditumbuhi semak kering.

4.   Penduduk

Penduduk Australia juga menjadi salah satu karakteristik benua Australia yang wajib Anda ketahui. Di benua Australia setidaknya memiliki lebih dari 270 kelompok etnis. Sekitar 90% populasi penduduk Australia merupakan keturunan Eropa dan sisanya merupakan suku Aborigin dan orang asing.

5.   Bahasa

Bahasa yang digunakan oleh masyarakat Australia yaitu bahasa Inggris. Meskipun bukan bahasa resmi, bahasa Inggris menjadi bahasa nasional Australia secara de facto yang digunakan secara universal.

Selain bahasa Inggris, bahasa lain yang digunakan penduduk Australia yaitu bahasa Mabuiag, bahasa Gurun Barat, dan bahasa Aborigin. Bahasa Mabuiag merupakan bahasa yang digunakan oleh penduduk di Kepulauan Selat Torres Barat dengan jumlah penutur sekitar 8.000 orang.

Sementara itu, bahasa Gurun Barat memiliki jumlah penutur sebanyak dan 4.000 orang dan bahasa Aborigin digunakan oleh sekitar 50.000 penutur. Bahasa-bahasa lain yang digunakan oleh kelompok imigran di Australia antara lain bahasa China, bahasa Yunani, dan bahasa Italia.

6.   Agama

Sebagian besar masyarakat di benua Australia mengaku sebagai pemeluk Kristen, terutama agama Katolik Roma dan Anglikan. Sekitar abad ke-21, tercatat bahwa lebih dari setengah masyarakat Australia memeluk agama Kristen, seperempatnya menganut Katolik Roma dan sisanya Anglikan.

7.   Sumber Daya Alam

Selain keanekaragaman flora dan fauna, benua Australia juga menyimpan potensi sumber daya alam yang melimpah seperti sumber daya alam mineral berupa bijih emas dan batu bara. Selain itu, Australia juga memiliki sumber daya alam nabati yang menjadi andalan yaitu anggur.

Para penikmat wine di seluruh dunia bahkan menjadikan Australia sebagai penghasil minuman wine terbaik. Selain anggur, Australia juga menjadi penghasil terbaik untuk tanaman lemon beri, ceri, dan persik.

Selain sumber daya nabati, Australia juga menawarkan keindahan bawah laut dan pantai yang menarik untuk dikunjungi. Beberapa tempat yang terkenal di Australia karena keindahan panorama bawah lautnya yaitu Southern Green Barrier Reef, Ningaloo Reef, Great Barrier Reef, dan Montgomery Reef.

Dari ulasan di atas, Anda tentu semakin paham dengan karakteristik benua Australia, bukan? Karena letaknya secara astronomis dan geografis yang berdekatan dengan Indonesia, Australia memiliki hubungan yang baik dengan Indonesia dalam bidang pendidikan, politik, dan ekonomi.

Artikel terkait :

letak astronomis benua amerika
letak astronomis benua eropa
letak astronomis benua afrika

Leave a Comment