Pengertian dan Contoh Daun Menjari, Sejajar dan Daun Melengkung

Saat melihat tumbuhan di alam sekitar kita, ada banyak bentuk daun yang strukturnya berbeda-beda. Daun-daun tersebut sudah dikelompokkan berdasarkan ciri-ciri khasnya, seperti daun sejajar, daun melengkung, dan daun menjari.

Daun-daun yang masuk ke dalam salah satu kelompok tersebut memiliki tampilan dan bentuk yang sama, meskipun jenis tumbuhannya berbeda. Untuk mengenal lebih jauh mengenai daun sejajar, daun melengkung, dan menjari, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini:

Pengertian Daun Sejajar, Menjari, dan Melengkung

Tumbuhan berdaun sejajar adalah segala jenis tumbuhan yang memiliki daun dengan tulang yang tersusun sejajar. Lebih jelasnya, tulang daun tumbuhan tersebut lurus dan memanjang, jumlahnya hanya satu buah, dan terletak di bagian tengah daun.

Tumbuhan-tumbuhan monokotil merupakan jenis yang paling banyak ditemukan berdaun sejajar, seperti padi, tebu, dan lain sebagainya.

Sedangkan tumbuhan berdaun menjari adalah semua jenis tumbuhan yang memiliki daun dengan tulang yang tersusun menjari atau serupa dengan susunan jari pada tangan manusia. Karena berbentuk menjari, tulang daun tersebut berjumlah lebih dari satu dan biasanya ganjil.

Ibu tulang daun yang terletak di tengah biasanya akan lebih panjang dan lebih besar dari tulang-tulang daun lain yang ada di sampingnya. Ibu tulang daun seperti yang melahirkan anak-anak tulang daun, oleh karena itu ukurannya lebih menonjol.

Adapun yang disebut dengan tumbuhan berdaun melengkung adalah semua tumbuhan yang memiliki tulang daun membujur dari bagian pangkal ke bagian ujungnya. Nah, yang membedakannya dengan daun sejajar adalah jumlah dan letak tulang-tulang daunnya.

Tulang daun melengkung jumlahnya lebih dari satu, tepatnya dengan anak tulang yang melengkung sejajar mengikuti arah ibu tulang daun. Anak tulang daun tersebut melengkung ke satu sisi ibu tulang daun dan memiliki pertemuan dengan sisi yang lainnya.

Baca Juga :

Jenis Gerak Pada Tumbuhan Dan Contoh Gerak Endonom
Contoh Tumbuhan Gymnospermae, Klasifikasi dan Cirinya
Tumbuhan Angiospermae : Pengertian, Ciri, Klasifikasi, dan Reproduksi

Contoh-Contoh Tumbuhan Berdaun Sejajar

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kebanyakan tumbuhan yang memiliki daun berjenis sejajar adalah tumbuhan monokotil. Adapun beberapa contoh tumbuhan yang memiliki daun berbentuk sejajar adalah sebagai berikut:

1.     Daun Jagung

Jagung merupakan salah satu tumbuhan yang berdaun sejajar dengan rupa daun seperti pita. Ibu dan anak tulang daun membujur dari bagian pangkal pelepah sampai bagian ujung pada daunnya.

Sisi daun jagung yang cukup tajam perlu diwaspadai karena dapat melukai tubuh. Daun jagung biasanya akan dijadikan pakan ternak atau hanya dibakar begitu saja.

2.     Daun Padi

Padi adalah salah satu tumbuhan yang masuk dalam keluarga graminae, yakni salah satu keluarga tumbuhan monokotil. Daun tanaman padi juga masuk ke dalam daun sejajar yang memiliki tampilan berbentuk pita.

Tulang daun padi membujur dari bagian pangkal sampai ujungnya, menjadikan daunnya memanjang. Ukuran daun padi terbilang kecil jika dibandingkan dengan daun jagung maupun tebu.

3.     Daun Tebu

Produksi gula, terutama gula pasir, sangat mengandalkan tebu sebagai bahan bakunya. Tebu merupakan salah satu tumbuhan selain jagung dan padi yang memiliki daun bertulang sejajar dan tampilannya juga mirip dengan daun padi maupun jagung.

Tanaman yang masuk ke dalam keluarga rumput-rumputan ini memiliki batang yang mengeluarkan air dan rasanya manis, oleh sebab itu sering dimanfaatkan dalam pembuatan gula maupun minuman.

Contoh-Contoh Tumbuhan dengan Tulang Daun Menjari

1.     Daun Pepaya

Tumbuhan pertama yang mungkin sudah banyak diketahui memiliki tulang daun berbentuk menjari adalah pepaya. Tanaman dengan daun yang rasanya pahit ini memiliki banyak manfaat, seperti dijadikan lalapan maupun olahan lain yang dapat menambah nafsu makan.

Daun pepaya yang bertulang menjari biasanya terdiri dari beberapa tulang daun yang jumlahnya ganjil, antara 5 – 7 buah tulang daun. Tulang-tulang tersebut tersusun melingkar menyerupai jari-jari manusia dengan bagian samping daun yang membentuk segitiga, namun ada juga yang berdaun rapat.

2.     Daun Singkong

Tak hanya pepaya, daun singkong juga termasuk ke dalam tumbuhan bertulang menjari. Susunan tulang daun singkong melingkar dengan bagian yang dekat dengan tangkai tidak memiliki daun. Antara tulang daun satu dengan yang lainnya memiliki jarak yang cukup renggang.

Jumlah tulang daunnya ganjil, antara 5 – 7 tulang daun di setiap tangkainya. Bagian sisi daun tidak bergerigi dan daunnya tidak terlalu kaku, sehingga banyak dimanfaatkan untuk dikonsumsi maupun sebagai pakan ternak.

3.     Daun Kapuk

Penampilan daun kapuk memang sama dengan daun singkong, namun keduanya memiliki beberapa perbedaan. Daun kapuk termasuk ke dalam daun bertulang menjari dengan jumlah tulang daun bisa ganjil bisa genap.

Perbedaan pertama antara daun kapuk dan daun singkong adalah ukurannya, yakni daun kapuk berukuran lebih kecil. warna daun kapuk juga terlihat lebih gelap dibandingkan warna daun singkong. Selain itu, daun kapuk juga lebih tebal dibandingkan daun singkong, dan daunnya tidak bisa dikonsumsi.

4.     Daun Jarak

Tanaman jarak atau yang bernama Latin Ricinus communis ini memiliki bentuk daun yang cukup unik dengan tampilan menyerupai daun maple. Tidak seperti daun pada tanaman sebelumnya, tulang daun jarak yang menjari tidak terpisah dengan lembarannya, melainkan berhimpitan.

Terdapat 3 hingga 5 buah ibu tulang daun yang terpencar membentuk jari-jari tanpa terpisah oleh sekat daun.

5.     Daun Labu dan Melon

Tanaman berikutnya yang memiliki daun menjari adalah labu dan melon. Selain labu dan melon, tanaman lain yang masuk ke dalam keluarga waluh-waluhan seperti mentimun, semangka, pare, dan yang lainnya juga memiliki penampakan tulang daun yang sama.

Daun tanaman-tanaman tersebut memiliki tampilan menyerupai bintang tanpa sekat dengan pinggiran daun membentuk segitiga di ujung tulang daun. Biasanya daun labu dan melon bertekstur kasar, namun tidak sampai melukai tangan.

Contoh-Contoh Tumbuhan Berdaun Melengkung

1.     Daun Genjer

Tanaman genjer merupakan salah satu tanaman yang melakukan adaptasi morfologi dengan tempat hidupnya di air, tepatnya di area persawahan. Tanaman yang memiliki batang seperti spons ini memiliki daun yang lebar dan banyak dimanfaatkan untuk ditumis.

Daun yang kerap ditumis ini memiliki susunan tulang daun yang melengkung menyerupai sendok atau centong, sehingga beberapa daerah menyebutnya dengan tanaman centongan.

2.     Daun Sirih

Daun sirih telah lama ditanam untuk dimanfaatkan sebagai pembersih atau bahan kosmetik lainnya karena mengandung minyak atsiri.

Tak hanya itu, daun ini juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti mengobati rabun dan menguatkan gigi. Daun sirih termasuk dalam kategori daun melengkung dan bentuk daunnya menyerupai bentuk hati.

3.     Daun Rumput Merdeka

Sama seperti daun sirih, daun rumput merdeka atau daun gotong royong kerap diambil minyak atsirinya untuk menyembuhkan luka serta mengobati gatal-gatal. Tumbuhan bernama Latin Euphorbia hirta memiliki daun dengan bentuk tulang daun melengkung.

Setelah mengenal beberapa jenis daun berdasarkan susunan tulangnya, seperti daun menjari, daun sejajar, dan daun melengkung, kita menjadi lebih tahu morfologi tanaman-tanaman yang ada di sekitar.

Artikel Terkait :

Siklus Daur Hidup Semangka
Berbagai Cara Tumbuhan Melindungi Diri Dan Contohnya
Laju Sistem Transportasi pada Tumbuhan

Leave a Comment