Ciri Khusus Bunglon yang Belum Diketahui Oleh Banyak Orang

Bunglon adalah hewan yang bisa Anda jumpai di kehidupan sehari-hari, terlebih lagi jika Anda tinggal di pinggiran kota atau pedesaan. Hewan reptil ini sangat unik dan menarik untuk dibahas. Berikut ini adalah pembahasan mengenai ciri khusus bunglon sekaligus dengan pembahasannya:

Ciri Khusus Bunglon Sangat Menarik dan Anda Harus Tahu

Bunglon adalah salah satu jenis reptil yang paling menarik. Hewan ini memiliki banyak karakteristik unik yang tidak dimiliki oleh hewan lainnya. Mulai dari warna kulit yang bisa berubah, lidah lengket yang panjang, dan masih banyak lainnya.

Sayangnya, masih banyak orang yang masih belum familiar dengan hewan cantik yang satu ini. Untuk itu, berikut ini adalah beberapa ciri khusus bunglon beserta dengan penjelasannya:

1.     Dapat Merubah Warna Kulitnya

Ciri khuSus yang satu ini adalah salah satu ciri khusus yang paling populer dan wajib Anda ketahui. Bunglon memiliki sifat mimikri, dimana mereka bisa merubah warna kulit mereka untuk menyamar dengan lingkungan sekitarnya.

Kemampuan menakjubkan yang dimiliki oleh bunglon ini sangat bermanfaat untuk menghindar dari pemangsanya. Hal ini bisa terjadi karena di lapisan kulit bersisik bunglon, terdapat sel yang dapat merubah warna sesuai dengan lingkungan sekitar si bunglon.

Tak hanya digunakan untuk menghindari pemangsa saja, ternyata sifat mimikri yang ada pada kulit bunglon ini juga digunakan untuk memikat lawan jenis jika musim kawin sudah tiba. Bunglon jantan akan berusaha merubah warna kulitnya menjadi menarik untuk menarik bunglon betina.

Biasanya bunglon akan berubah menjadi warna hijau, kuning, coklat, atau juga keabu-abuan. Namun ada juga beberapa kasus dimana bunglon berubah menjadi warna yang unik seperti biru dan juga merah terang.

2.     Ekor yang Panjang

Jika Anda memperhatikan anatomi tubuh bunglon secara seksama, maka perhatian Anda mungkin akan langsung tertarik pada ekor panjang yang menjuntai dari tubuh tokek. Fungsi ekor panjang ini ternyata sangat penting untuk tokek, lho.

Ekor panjang ini memiliki otot yang memungkinkan ekor untuk dapat menggulung sehingga bunglon dapat bergelantungan di pohon dengan ekornya.

3.     Lidah yang Panjang dan Lengket

Makanan utama dari bunglon adalah serangga. Karena serangga dapat terbang dan bergerak dengan cepat, bunglon memiliki lidah panjang lengket yang dapat menangkap serangga dengan baik.

Bunglon menangkap serangga dengan cara membidikkan lidah panjangnya ke arah serangga yang menjadi target. Nantinya lidah yang lengket dan juga menggulung akan memerangkap serangga pada lidah bunglon.

Lidah panjang dan lengket ini sangat berguna bagi bunglon untuk menangkap serangga secara cepat. Dengan lidah panjang ini, bunglon tidak memiliki kesulitan untuk menangkap serangga yang terbang seperti nyamuk sekalipun.

Panjang lidahnya ini juga tidak main-main. Lidah bunglon bisa menjulur sangat panjangi panjang hingga 2 kali ukuran tubuhnya sendiri. Lidah bunglon juga memiliki cairan yang lengket sehingga serangga dapat menempel di lidah dan tidak kabur.

4.     Mata yang Sangat Unik

Mata bunglon yang bulat dan juga menonjol mungkin dapat terlihat menyeramkan bagi sebagian orang. Mata ini juga berukuran besar, hampir semua bagian muka bunglon didominasi oleh bagian matanya sendiri.

Mata yang besar dan menonjol ini tidak muncul tanpa sebab. Mata bunglon dapat berputar 360 derajat ke semua arah, memberikan bunglon pandangan menyeluruh mengenai lingkungan sekelilingnya.

Selain itu, setiap matanya bisa berputar ke arah yang berbeda secara independen. Dengan begini, bunglon dapat melihat ke dua arah yang berbeda sekaligus.

Bunglon memiliki mata yang unik untuk dapat melihat serangga yang menjadi mangsanya dengan baik. Selain itu, mata bunglon ini juga membantu mereka untuk bersembunyi dari incaran para pemangsa.

5.     Ukuran Tubuh yang Berbeda-beda

Di dunia ini, ada banyak sekali jenis bunglon yang tersebar di seluruh penjurunya. Hewan yang memiliki nama ilmiah Bronchocela jubat ini memiliki banyak varian ukuran tergantung dari jenisnya.

Setiap jenis bunglon memiliki ukurannya sendiri. Ada bunglon yang berukuran sangat kecil, dan juga ada pula bunglon yang berukuran sangat besar. Jika Anda ingin memelihara bunglon yang berukuran kecil, bunglon surai dan juga bunglon jambul hijau bisa menjadi pilihan terbaik untuk Anda.

Kedua bunglon ini memiliki ukuran yang relatif kecil jika dibandingkan dengan jenis bunglon lain yang bisa memiliki ukuran sebesar lengan manusia dewasa. Bunglon surai dan juga jambul hijau berukuran seperti kadal pohon yang dapat Anda temui sehari-hari.

6.     Giginya yang Tumbuh di Ujung Tulang Rahang

Ciri khusus ini mungkin merupakan ciri khusus bunglon yang belum diketahui oleh banyak orang. Gigi bunglon tumbuh di ujung tulang rahang mereka. Jenis gigi ini biasanya disebut sebagai gigi akrodon.

Gigi akrodon adalah jenis gigi yang dimiliki oleh banyak spesies kadal lainnya. Selain bunglon, gigi akrodon ini juga dapat ditemukan pada beberapa jenis reptil selain kadal.

7.     Kaki Berbentuk Cakar

Karena tempat tinggal utama bunglon memang di atas pohon, tubuh bunglon sudah menyesuaikan anatomi mereka untuk dapat hidup dengan baik di lingkungannya.

Hidup di atas pohon mungkin akan sulit dilakukan jika bunglon tidak memiliki kaki yang sekaligus berbentuk seperti cakar yang kuat.

Jika Anda perhatikan, kaki kadal dapat menggenggam batang pepohonan dengan baik. Kaki yang berbentuk seperti cakar ini sangat diperlukan oleh bunglon untuk dapat beraktivitas di atas pohon dengan leluasa.

Kaki ini bisa menjaga bunglon agar tidak jatuh ke tanah. Cengkraman yang dimiliki oleh kaki bunglon juga tidak main-main, lho. Kaki yang dapat menggenggam seperti tangan ini biasanya disebut sebagai zygodactylous.

8.     Mampu Bergerak dengan Cepat Meskipun di Atas Pohon

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, makanan utama bunglon adalah serangga yang dapat terbang dan juga bergerak dengan cepat. Untuk itu, bunglon juga diberkahi dengan kemampuan bergerak yang luar biasa.

Sama seperti reptil lainnya, bunglon dapat merayap dengan kakinya secara cepat mengejar serangga yang sedang terbang. Dengan kemampuannya ini, bunglon dapat menangkap serangga dengan baik setiap kali mereka pergi berburu serangga.

9.     Berkembang Biak Secara Bertelur

Bunglon adalah salah satu jenis reptil. Semua hewan reptil berkembang biak dengan cara bertelur atau ovipar. Saat akan bertelur, bunglon betina akan turun dari pohon ke tanah untuk meletakkan telur-telurnya.

Telur bunglon memiliki ukuran yang sangat kecil, lebih kecil daripada telur burung puyuh. Bahkan, ukurannya mirip dengan kacang telur yang biasa dijadikan sebagai snack.

Setelah mengetahui mengenai ciri khusus bunglon, Anda tentunya semakin tertarik untuk mengetahui lebih banyak informasi mengenai hewan uni ini, bukan? Sekarang ini keberadaan bunglon masih banyak di dunia. Di Indonesia sendiri, diperkirakan ada 120 spesies bunglon yang masih hidup.

Namun Anda tetap harus membantu untuk menjaga populasi bunglon agar jangan sampai punah seperti hewan-hewan lainnya. Hewan unik ini harus senantiasa dijaga kelestariannya agar anak cucu generasi selanjutnya masih bisa melihat hewan cantik dan unik ini.

Leave a Comment