Ciri Khusus Unta, Habitat dan Manfaatnya

Unta merupakan hewan yang sangat berkaitan erat dengan negara timur tengah dan juga peradaban Islam. Hewan ini biasa dijadikan kendaraan layaknya kuda maupun diambil dagingnya untuk dikonsumsi. Ciri khusus unta yang khas salah satunya adalah punuk di punggungnya.

Punuk tersebut menjadi ‘identitas’ unta sebagai hewan yang hidup di daerah panas dan minim air. Dengan punuk itulah unta mampu bertahan hidup berhari-hari tanpa air. Untuk mengenal lebih jauh tentang unta dan habitatnya, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini:

Habitat atau Tempat Hidup Unta

Unta merupakan salah satu hewan yang hidup secara berpindah-pindah (nomaden) dari satu tempat ke tempat lainnya. Padang pasir adalah tempat hidup unta dan di situlah unta-unta berjalan, sehingga di daerah tersebut merupakan tempat yang pas untuk menemukan unta.

Ada beragam jenis unta yang hidup di beberapa tempat, seperti unta berpunuk satu yang banyak ditemukan di negara timur tengah serta Afrika Utara. Sedangkan unta berpunuk dua bisa ditemukan di wilayah Gurun Gobi di China, Australia, serta Mongolia.

Namun, akan sangat sulit menemukan unta berpunuk dua di Australia sekarang ini karena adanya pembantaian terhadap hewan ini. Pembantaian tersebut dilakukan karena adanya tuduhan bahwa unta menyumbang gas rumah kaca yang menyebabkan global warming.

Meskipun gurun pasir sangat panas dan jarang terdapat pepohonan maupun sumber air, unta dapat menyeberanginya hingga ratusan kilometer. Kemampuan inilah yang membuat unta dijadikan kendaraan yang menemani perjalanan hingga ke luar kota di zaman dahulu.

Kemampuan beradaptasi unta menjadikannya hewan mamalia yang paling unik di planet ini. Di zaman sekarang, menemukan unta liar sangat sulit karena sudah banyak dijadikan hewan ternak yang diperjual-belikan.

Saat berusia 3 – 4 tahun, unta betina sudah bisa melakukan reproduksi, sedangkan unta jantan baru siap melakukan reproduksi saat usianya sudah 5 tahun. Musim kawin unta biasanya berlangsung antara bulan November hingga bulan Maret.

Keunikan lain dari unta adalah masa kehamilan yang cukup lama, yakni bisa mencapai 13 bulan. Setelah mengandung selama itu, unta akan melahirkan satu ekor bayi unta atau bisa juga lebih dari satu dengan berat bisa mencapai 40 kg.

Makanan Unta

Meskipun hidup di tempat yang jarang terdapat makanan, unta tetap bisa bertahan hidup dengan beradaptasi. Unta termasuk ke dalam hewan pemakan tumbuhan atau herbivora, namun ia juga bisa mengonsumsi tulang, daging, atau bangkai.

Hal unik lain yang dimiliki unta sebagai penghuni padang pasir adalah ia memiliki bibir yang kasar untuk memakan kaktus berduri. Selain itu, unta yang tidak pilih-pilih soal makanan juga mampu mengonsumsi tanaman yang memiliki kadar garam tinggi.

Makanan yang telah dikonsumsinya akan disimpan dalam bentuk lemak di bagian punuk sebagai cadangan energinya saat makanan dan minuman sulit ditemukan.

Saat belum menemukan makanan dan minuman seperti saat melakukan perjalanan jarak jauh, unta akan kehilangan 20% – 25% berat badannya. Hal ini tentu sangat berbeda dengan makhluk hidup lainnya yang akan kehilangan 3% – 4% dari berat badannya.

Persentase tersebut bisa terjadi karena makhluk hidup tersebut mengalami pengentalan darah dan gagal jantung yang akan berakhir mati. Baca Juga : Ciri Khusus Bunglon

Ciri Khusus Hewan Unta

Keunikan dan kemampuan adaptasi unta sebagai hewan yang hidup di tempat bersuhu ekstrem tentu didukung oleh ciri khusus yang dimilikinya. Ciri khusus ini tentu berbeda dengan hewan lainnya, sehingga unta menjadi hewan yang unik.

Adapun ciri khusus sekaligus kemampuan luar biasa yang dimiliki unta di antaranya:

1.     Dapat Membawa Beban Berat

Lemak yang ada di punuk unta memang cukup berat, namun unta masih mampu menambah beban di punggungnya yang lebih berat. Unta mampu membawa beban di punggungnya dengan bobot mencapai 500 kg.

Ciri khusus inilah yang menjadikan unta dimanfaatkan manusia untuk membantu membawa barang bawaan yang tidak mungkin dibawa mereka sendiri.

2.     Mampu Menghemat Air

Kondisi padang pasir yang jarang terdapat sumber air menjadikan unta harus pandai-pandai menghemat air untuk bertahan hidup. Cadangan air yang akan digunakan oleh unta saat kondisi genting tanpa makanan dan minuman akan disimpan di bagian punuknya.

Namun, air yang disimpan di punuk bukan benar-benar berwujud air, melainkan disimpan dalam bentuk lemak tubuh. Karena dituntut untuk bisa menghemat air, unta bisa meminum setara dengan 4 galon air dalam waktu yang sangat singkat.

Dengan kemampuan menghemat air inilah unta tidak akan merasa kehausan saat berjalan di padang pasir dalam jarak yang lumayan jauh.

3.     Kendaraan Jarak Jauh

Tak hanya kemampuan membawa beban yang cukup berat ditambah beban lemak di bagian punuknya, unta juga memiliki fisik yang kuat untuk melakukan perjalanan jauh. Hewan unik ini dapat berjalan ratusan kilometer dengan hanya berbekal air yang sudah ia minum sebelumnya tanpa merasa lelah.

Kemampuan inilah yang menjadikan unta kerap dimanfaatkan manusia sebagai kendaraan yang bisa mengantarkan mereka ke tempat yang jauh. Ibarat bahan bakar, unta akan diberi minum air 4 galon sebelum melakukan perjalanan.

4.     Memiliki Bulu Mata yang Panjang

Padang pasir termasuk daerah yang berbahaya bagi manusia karena dapat merusak mata jika tidak hati-hati. Debu dan pasir-pasir di sana sering beterbangan, sehingga dapat masuk ke mata dan membuat iritasi.

Untuk mengatasi hal ini, unta telah beradaptasi melalui bentuk morfologinya, yakni memiliki bulu mata yang panjang dan tebal. Bulu mata ini digunakan untuk menghalau debu dan pasir yang tertiup angin dan masuk ke mata.

Ketika terdapat debu dan pasir yang terbang dan akan masuk ke mata, bulu mata unta akan menutup secara otomatis. Ciri khusus unta inilah yang menjadikan hewan luar biasa ini mampu hidup di padang pasir yang sangat panas.

5.     Telapak Kaki yang Lebar

Adaptasi unta yang terakhir adalah bentuk telapak kakinya yang lebar dan tebal. Pasir di gurun yang terpapar terik matahari sepanjang hari menyebabkannya sangat panas dan tidak memungkinkan untuk dilewati manusia tanpa alat khusus di kakinya.

Namun, unta mampu berjalan di atas pasir gurun yang bersuhu ekstrem dengan kaki yang lebar. Selain lebar, kaki unta juga memiliki bantalan yang tebal, sehingga memudahkan unta berjalan di atas pasir gurun yang panas.

Pemanfaatan Hewan Unta

Sejak zaman dahulu, keberadaan unta telah banyak membantu manusia di kehidupan sehari-harinya. Orang-orang di timur tengah tidak hanya memanfaatkan kemampuan khusus yang dimiliki unta, melainkan juga bagian tubuh unta itu sendiri.

Daging unta dalam agama Islam pada dasarnya dihukumi halal dan baik, karena memang daging unta enak rasanya. Sampai sekarang unta juga dijadikan hewan kurban seperti kambing, sapi, maupun kerbau pada umumnya.

Tak hanya dagingnya, unta juga dimanfaatkan susunya karena memiliki kandungan gizi yang tinggi. Susu dan daging unta tersebut juga diolah menjadi beberapa jenis makanan maupun minuman, seperti:

1.     Susu Unta

Susu unta ini dijual dengan harga yang cukup mahal karena dipercaya bisa mengurangi risiko kanker usus besar. Meskipun begitu, aroma khas susu unta yang begitu kuat mungkin tidak disukai beberapa orang yang tidak biasa mengonsumsinya.

Untuk bisa merasakan susu unta segar, pembeli harus membayar sekitar Rp102.000,00 untuk satu gelasnya.

2.     Camel Kofta

Jika di Indonesia terdapat bakso dari daging sapi, ikan, maupun daging lainnya, maka di timur tengah ada yang namanya kofta. Kofta yang memiliki bentuk mirip bakso ini biasanya terbuat dari berbagai jenis daging, namun yang paling khas adalah daging unta.

Selain daging unta, kofta juga bisa dibuat dari daging domba, sapi, maupun daging ayam. Pastikan untuk mencoba hidangan ini ketika berkunjung ke daerah timur tengah.

3.     Gelato

Karena banyak orang yang kurang suka atau tidak bisa minum susu unta, kini sudah tersedia olahan susu unta sebagai alternatif. Salah satu produk susu unta yang bisa dicoba adalah gelato. Di Arab Saudi terdapat kafe gelato yang menyediakan gelato dari susu unta dengan berbagai macam rasa.

Ciri khusus unta yang luar biasa menjadi tanda bahwa Tuhan Maha Besar telah menciptakan makhluk sebaik mungkin. Karena dengan bentuk tubuh dan keunikan masing-masing makhluk itulah mereka bisa bertahan hidup dan beradaptasi di lingkungan tempat tinggalnya.

Artikel Terkait :

Contoh Hewan Amfibi, Ciri-ciri dan Ordonya
Contoh Hewan Mollusca
Contoh Hewan Avertebrata Serta Pengelompokannya
Karakateristik Dan Contoh Hewan Asiatis

Leave a Comment