Ini Contoh Hewan Avertebrata Serta Pengelompokannya

Contoh hewan avertebrata merupakan hewan yang tidak mempunyai tulang belakang semacam ubur-ubur, cumi–cumi dan cacing. Avertebrata adalah hewan yang mencakup nyaris pada seluruh hewan yang tidak terkategori ke dalam hewan vertebrata.

Hewan vertebrata serta invertebrata mempunyai perbedaan pada bagian tulang belakangnya. Untuk lebih jelas tentang hewan avertebrata bisa anda ikuti pembahsan dibawah ini sampai akhir:

Pengelompokan Hewan Avertebrata

  1. Artropoda (Hewan Beruas)
  2. Porifera (Hewan Berpori)
  3. Coelenterata (Hewan Berongga)
  4. Echinodermata (Hewan Berkulit Duri)
  5. Mollusca (Hewan Bercangkang)
  6. Annelida (Cacing Bercincin)
  7. Protozoa (Hewan Uniseluler Awal)
  8. Platyhelmintes (Cacing Pipih)
  9. Nemathelmintes (Cacing Gilig)

Contoh Hewan avertebrata

Setelah kita mengenali terkait hewan avertrebata yang dibagi kedalam 9 kelompok besar, rasanya belum pas bila kita tidak mangulas sebagian contoh hewan avertebrata tersebut, berikut ulasannya untuk Anda:

1. Timun Laut atau Teripang

Timun laut ialah hewan yang kaya akan khasiat serta saat ini banyak dijadikan santapan. Teripang diketahui terdapat lebih dari 1200 tipe yang berbeda. Teripang dapat ditemui hampir diseluruh belahan bumi karena memang penyebarannya yang begitu luas.

2. Bintang Laut (Asterias ruben)

Bintang laut dikenal mempunyai kerangka luar yang cuku kuat dan kokoh. Hal tersbut sangat bermanfaat sebagai perisai agar bintang laut dapat menghindari ancaman predator.

Spesies ini bisa berkembang dengan panjang 10 sampai 30 centimeter. Mereka hidup dengan cara melekat pada banyak bebatuan dan akan memakan siput serta banyak jenis gastropoda yang ditemuinya.

3. Tiram Mutiara (Pinctada maxima)

Tiram mutiara merupakan salah satu contoh dari Molluska dan karakteristik khas dari hewan tiram ini mempunyai bentuk kaki amburakral. Kerang mutiara ialah hewan yang tidak mempunyai tulang belakang.

Badannya lunak serta mempunyai keahlian untuk memproduksi mutiara seperti peranan filum echinodermata. Untuk menghasilkan mutiara sebenarnya berlangsung dengan proses yang sangat lama. Baca Juga : Contoh Hewan Mollusca dan Pengertian, Ciri Serta Nama Latinnya

4. Ubur ubur (Aurelia aurita)

Contoh hewan avertebrata selanjutnya adalah ubur–ubur yang terhitung ke dalam jenis coelenterate dan tidak mempunyai tulangbelakang.

Hewan invertebrata mempunyai lapisan berbagai rongga. Hal itu terjadi karena memang pada bagain bentuk badannya terdiri atas bagian tabung serta bagian mulut. Nah pada bagian tersebut juga hewan ini dilengkapi dengan tentakel.

Ubur-ubur bisa berkembang kurang lebih 25 sampai 45 centimeter. Hewan ini memakan banyak tipe molluska kecil serta plankton. Ubur–ubur mempunyai banyak jenis dan telah tersebar di seluruh belahan bumi.

Setiap jenis ubur-ubur memiliki cara bergerak yang berbeda-beda. Pada tipe ini biasanya bergerak menurut arus dan pada arus yang kencang ubur– ubur juga bisa terbawa. Penyebaran hewan ini banyak ditemui di wilayah Asia, Amerika. Afrika dan juga Eropa.

5. Lintah (Hirudo sp)

Lintah ataupun pacet banyak ditemui di wilayah dekat pesawahan serta rawa dan terhitung ke dalam jenis Annelida. Sub kelas hewan ini ialah Hirudinea dengan mempunyai segmen-segmen pada bagian badannya.

Lintah mempunyai kebiasaan yaitu akan menaruh telurnya pada bagian klitelium. Pada lintah species tertentu bisa digunakan buat pengobatan tradisional yang berguna untuk melancarkan peredaran darah serta mengluarkan darah-darah kotor yang terdapat di dalam tubuh.

Habitat lintah berada di perairan air tawar dan banyak menempel pada pepohonan serta wilayah yang lembab. Lintah ialah termasuk hewan karnivora dan predator, makanan lintah berupa siput serta larva serangga.

6. Udang Windu (Penaeus monodon)

Udang tercantum ke dalam kalangan Artropoda dan memiliki ciri khas yakni mempunyai badan dengan segmen. Bentuk badannya yaitu simetri bilateral dan mempunyai kulit yang permukaannya keras dengan bagian eksoskeleton dengan isi kitin.

Saat ini udang windu lumayan susah untuk dibudidayaka walaupun memang telah tersebar di berbagai wilayah seperti Asia, Amerika dan juga Afrika.

7. Laba–Laba (Salcitus Scenicus)

Laba-laba merupakan salah satu hewan yang masuk kedalam katagori Arthropoda. Hewan ini juga mempunyai karakteristik 2 segmen badan, serta 4 pasang kaki.

Pada seluruh tipe laba-laba diketahui masuk bersama kedalam jenis hewan lain semacam kalajengking, tungau, serta lain–lain. Hewan ini dilengkapi dengan rambut pada badan dan sampai saat ini sudah ditemui lebih dari 45. 000 jenis di seluruh dunia.

Baca Juga : Contoh Hewan Amfibi, Ciri-ciri dan Ordonya

8. Sponge (Agelas clathrodes)

Salah satu tipe porifera yaitu sponge atau agelas clathrodes. Sponge merupakan salah satu hewan yang masuk kedalam kelas Demospongiae dan mempunyai genus Agelas serta famili Agelasidae dengan permukaan pori yang berlubang.

Pada permukaannya keras seperti batu dan juga sanggup meresap oksigen serta meresap air dengan metode difusi.

9. Paramecium

Contoh hewan avertebrata selanjutnya adalah paramecium yang merupakan tipe dari protozoa yang berasal dari kelas Cilliata yaitu protozoa. Jenis ini dapat bergerak dengan rambut getar.

Paramecium mempunyai dimensi kurang lebih 50–350ɰm serta mempunyai selubung inti ataupun masuk dalam katagori Eukariot.

Pada protista dikenal mempunyai 2 inti yang terletak dalam satu sel dan inti tersebut terdiri dari inti kecil ataupun mikronukleus

Inti yang kecil mempunyai peranan untuk mengatur reproduksi sedangkan pada inti besar ataupun makronukleus mempunyai peranan untuk aktivitas metabolisme semacam pertumbuhan serta re-genarisi sel.

Paramecium bereproduksi dengan metode aseksual serta pada sistem pernafasan hewan invertebrata belum mempunyai perlengkapan khusus.

10. Amoeba (Amoeba proteus)

Amoeba merupakan salah satu contoh protozoa yang berasal dari kelas Rhizopoda. Amoeba ialah mikroorganisme mirip hewan yang hanya mempunyai kaki semu ketika ingin bergerak.

Amoeba proteus tercantum ke dalam filum Sarcodina dan amoeba proteus yang mempunyai kaki semu adalah pseudopodia. Amoeba pula dilengkapi dengan cairan yang terletak di dalam badan dengan tekstur yang pekat dan cairan ini lebih pekat dibandingkan area amoeba tersebut.

Hal tersebut lah yang membuat organisme tidak akan mengalami lisis. Organisme Amoeba mempunyai organel yang berperan sebagai osmoregulator pada tubuhnya. Ini tentu berbeda dengan karakteristik-karakteristik hewan coelenterata.

Baca Juga : Ciri Khusus Bunglon yang Belum Diketahui Oleh Banyak Orang

Penutup

Beberpa contoh hewan avertebrata telah kita bahas di atas beserta dengan pengelompokannya kedalam 9 kelompok besar. Singkatnya hewan avertebrata adaha hewan yang tidak memiliki tulang belakang antar ruas-ruasnya.

Leave a Comment