Pohon Trembesi

Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia memiliki berbagai jenis pohon yang memiliki manfaat bagi manusia. Salah satu jenis pohon yang juga sering dimanfaatkan adalah pohon trembesi, pohon ini bertajuk sangat lebar dan pertumbuhannya bisa mencapai 20 meter lebih.

Sejak ratusan tahun yang lalu, trembesi sudah sering dimanfaatkan oleh banyak orang. Karakter dari kayu ini yaitu sangat kuat, tahan lama dan awet, serta memiliki corak yang bagus. Sayangnya populasi pohon ini sudah mulai menurun dan tidak begitu terkenal lagi di masyarakat luas apalagi untuk dibudidayakan.

Mengenal Pohon Trembesi

pohon trembesi

Pohon hujan atau samaan merupakan julukan yang sering digunakan oleh masyarakat pada pohon ini. Keunikannya julukan lain untuk pohon trembesi ini adalah ki hujan, penyebabnya yaitu karena pohon ini sering meneteskan air yang menyerupai air hujan pada bagian tajuknya. Pohon ini mampu tumbuh hingga ketinggian 20 m, dan dapat berumur panjang.

Anda akan lebih mudah menemukan pohon ini di Indonesia tepatnya di kawasan hutan hujan tropis.

Taksonomi & Klasifikasi

Bagi setiap daerah yang ada di Indonesia, julukan untuk trembesi ini bermacam-macam, misalnya :

  • Masyarakat daerah Melayu menyebutnya Kayu Ambon
  • Daerah Sunda menyebutnya Ki Hujan
  • Di Pulau Jawa menyebutnya Meh, Punggur, Trembesi atau Munggur

Berikut ini taksonomi dari pohon trembesi :

KingdomPlantae
SpesiesA. saman (Jacq.) Merr
Sub KingdomTracheobionta
GenusAlbizia
Super DivisiSpermatophyta
FamiliFabaceae
DivisiMagnoliophyta
OrdoFabales
Sub KelasRosidae
KelasMagnoliphyta

 

Ciri Pohon Trembesi

pohon trembesi

Ciri khas dari pohon ini berbeda dengan jenis pohon lainnya, sehingga dapat dikenali dengan mudah terutama pada ciri fisiknya. Berikut ini beberapa ciri dari pohon trembesi :

1. Bentuk Pohon

Pohon ini bisa tumbuh dengan besar, kuat, tinggi dan sangat kokoh. Usia pohon trembesi bisa mencapai puluhan tahun dengan ketinggian hingga 20 m. Bagian permukaan batangnya memiliki alur, berwarna coklat kehitaman dan juga kasar. Tajuknya juga lebar dan juga rindang.

2. Bentuk Dahan

Dahan pada pohon ini juga kokoh dan bercabang, semakin tua umurnya warnanya akan menjadi kecoklatan. Bentuk dahannya juga tak beraturan, dengan bentuk cabang yang bengkok atau bisa juga menggelembung. Antara satu pohon dan pohon lainnya memiliki bentuk yang berbeda dan tidak seragam.

3. Bentuk Daun

Jenis daunnya majemuk dengan bagian tepi yang rata dan bulat memanjang. Sedangkan bagian permukaannya berwarna hijau, licin, dan memiliki tulang dengan daun menyirip. Bila terkena embun di malam hari maka bagian daunnya bisa menutup/melipat dengan sendirinya. Itulah ciri khas dari pohon trembesi tersebut.

4. Bentuk Akar

Meskipun tajuknya lebar, pohon ini dikenal sebagai pohon yang kuat dalam menghadapi angin. Akarnya yang kuat membuat pohon ini menjalar hingga ke dalam tanah. Trembesi juga sering mengganggu suatu bangunan, sehingga lahan tanamnya harus luas dan jauh dari bangunan apapun.

5. Bentuk Bunga

Bunga pada pohon ini akan berkembang di saat-saat tertentu saja. Cirinya yaitu memiliki panjang sekitar 10 cm, dengan warna putih dan terdapat bercak berwarna merah muda atau bisa juga warna merah kekuningan.

6. Bentuk Buah

Jenis buah yang jarang dikonsumsi adalah buah dari pohon trembesi. Bentuknya lurus dan agak melengkung, polong, warnanya coklat kehitaman dengan ukuran panjang yang mencapai 30-40 cm. Dalam buah ini terdapat biji yang bentuknya keras dan juga lonjong.

Habitat

Jenis pohon yang tersebar di beberapa daerah subtropis dan tropis adalah pohon trembesi, yang sudah tersebar ke beberapa daerah seperti Peru, Brazil dan Meksiko. Asal pohon ini sebenarnya dari Benua Amerika tetapi pohon ini bisa beradaptasi dengan baik dan mampu tumbuh di wilayah lainnya selain Amerika dengan baik.

Rata-rata curah hujan 600-3000 mm per tahunnya, cocok untuk pertumbuhan trembesi ini. Ukuran ketinggiannya jika dilihat dari atas permukaan laut adalah sekitar 0-300. Jenis tanahnya mampu ditumbuhi dengan sistem drainase yang baik, dan ukuran pH 4,7-8,5.

Keunggulan lainnya dari pohon ini adalah mampu menghadapi segala macam cuaca ekstrem, yaitu 2-4 bulan bulan di musim kemarau yang dimana suhunya berada di titik 20-38oC.

Manfaat Pohon Trembesi

Pemerintah pernah mencanangkan program penanaman pohon trembesi di tahun 2010 lalu. Trembesi juga sering digunakan sebagai salah satu jenis pohon untuk program reboisasi di pemerintah.

Taman-taman kota di beberapa kota besar seperti di Kota Jakarta, Surabaya dan yang lainnya juga memanfaatkan pohon ini sebagai pohon pilihan untuk ditanam di ruang publik tersebut. Alasannya karena ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dari pohon ini. Berikut ini beberapa manfaat yang bisa diambil dari pohon trembesi :

  1. Sangat bermanfaat untuk lingkungan khususnya bisa membantu manusia dalam reboisasi hutan atau penghijauan. Daun dari pohon ini juga dikenal mampu menyerap CO2 dengan optimal sehingga trembesi menjadi salah satu jenis pohon yang kualitas udaranya bisa diperbaiki terutama di lingkungan sekitarnya.
  2. Manfaat dari bagian akarnya adalah mampu menyerap air dari dalam tanah dengan optimal, yang kemudian mendukung persediaan cadangan air yang diperlukan oleh lingkungan.
  3. Membantu manusia terhindar dari sinar matahari secara langsung karena pohonnya yang rindang. Khususnya ketika matahari sedang bersinar dengan terik dan panas, tak heran jika pohon ini bisa dijadikan pohon peneduh. Bahkan perum perhutani juga memanfaatkan trembesi sebagai Tempat Penimbunan Kayu dan peneduh.
  4. Dalam bahasa jawa, kayu dari pohon ini disebut dengan mindhik yang berguna untuk bahan bangunan tertentu.
  5. Bagian bijinya disebut dengan siter, mindhik, dan godril yang biasa dijadikan makanan ringan atau camilan. Khasiat lainnya dari biji trembesi adalah obat pencuci perut, cara konsumsinya adalah dengan meminumnya langsung menggunakan air hangat.
  6. Manfaat daunnya adalah mengobati gatal-gatal pada kulit atau penyakit kulit lainnya. Manfaat lainnya dari ekstrak daunnya adalah memiliki kemampuan dalam menghambat tumbuhnya pertumbuhan mikrobakterium tuberculosis, yang juga bisa menjadi penyebab dari sakit perut.
  7. Pohon ini mampu menyerap karbondioksida sekitar 28,442 kg per tahunnya, yang diambil dari hasil penelitian yang ada.

Sebaran

Sebaran dan pertumbuhan dari pohon trembesi ini memiliki cakupan yang luas. Apalagi jika pertumbuhannya di iklim tropis dan suptropis, maka hasilnya akan lebih baik. Penyebaran pohon ini di Indonesia juga hampir menyeluruh ke seluruh wilayah seperti Sunda dan Jawa.

Negara Asia lainnya yang menjadi tempat sebaran pohon ini adalah Vietnam (Cay Mura), Malaysia (pohon Pukul Lima), dan masih banyak lagi yang lainnya. Namun pohon ini banyak tumbuh juga di wilayah barat seperti Meksiko, Peru dan Brazil dan beberapa wilayah Amerika yang iklimnya tropis.

Status Kelangkaan

Pohon ini memiliki persediaan yang cukup banyak di dunia. Kemampuan tumbuhnya yang cepat dan mampu beradaptasi dengan lingkungan, membuat ketersediaannya mencukupi. Jumlah permintaan bagian kayunya yang terus meningkat dari masa ke masa, sehingga perkembangan budayanya juga mengarah pada tren positif. Maka status kelangkaannya pun tidak ada di IUCN atau daftar CITES.

Kayu Trembesi

Bagian kayu pada pohon yang satu ini memiliki prospek penjualan yang cukup baik, terutama di dalam dunia perdagangan kayu. Biasanya kayu dari pohon trembesi akan dihasilkan dari perkebunan atau hutan yang berada di wilayah Sulawesi, Jawa, Nusa Tenggara, Maluku hingga Sumatera.

Sama halnya dengan kayu yang dihasilkan oleh pohon lainnya, kayu trembesi juga bisa dimanfaatkan untuk bahan bangunan atau bahan untuk pembuatan furnitur. Apalagi kebutuhan kayu dari pohon ini juga sangat melimpah sehingga keberlanjutan dari pemakaian kayunya bisa menjadi kayu pengganti untuk kayu jati yang persediaannya sudah mulai berkurang atau langka.

Harga pohon trembesi di pasaran masih jauh di bawah harga kayu jati, tetapi kekuatan dari pohon ini hampir setara dengan kekuatan pada kayu jati dengan tingkat keawetan yang berada di kelas IV. Kelebihan dari trembesi tersebut menjadi nilai komersial bagi pohon itu sendiri.

Budidaya dan Cara Tanam

pohon trembesi

Dalam melakukan penanaman pada trembesi dibutuhkan pemahaman akan cara menanam dan budidaya dari pohon yang tepat. Tujuannya supaya proses penanamannya tidak gagal dan penanaman benihnya bisa tumbuh dengan baik dan subur. Berikut ini cara budidaya atau penanaman yang tepat dari pohon trembesi :

1. Menentukan Media Tanam

Langkah pertama yaitu menentukan dahulu media tanamnya sebelum mulai melakukan penanaman. Biasanya bagian benihnya akan dibudidayakan dahulu melalui polybag sebelum ditanam di lahan utama, yang dimana tujuannya adalah untuk menumbuhkan bibit yang baru.

Lalu bibit itu akan dipindahkan ke tempat yang lebih luas lagi seperti misalnya lahan perkebunan dan taman. Pilih media tanam yang memiliki jenis tanah yang kaya dengan unsur hara, subur, serta gembur, supaya bibitnya dapat tumbuh dengan optimal.

2. Perawatan

Cara merawat pohon ini tidak terlalu sulit karena pohon ini memang berasal dari daerah atau tempat yang beriklim tropis seperti Indonesia, sehingga cocok dengan iklim tropis seperti di Indonesia.

Perawatannya hanya dengan penyiraman serta pemumpukan yang dilakukan dengan cara yang tepat. Anda tidak harus melakukan proses pemupukan apabila pohon sudah berada di tempat yang terkena sinar matahari yang cukup.

3. Pemangkasan

Bentuk kanopi pada pohon trembesi ini sangat lebar, sehingga harus dilakukan pemangkasan saat budidaya karena pertumbuhan kanopinya akan mengganggu lingkungan atau habitat lainnya apalagi jika pohon ini ditanam di taman/kebun rumah.

Namun jika penanaman dilakukan di lahan yang luas atau di sepanjang jalan dengan tujuan program penghijauan, maka lebar dari kanopinya bermanfaat baik dan bisa menjadi tempat berteduh.

Keunikan Pohon Trembesi

pohon trembesi

Peran lainnya dari trembesi ini selain untuk menjaga ekosistem yaitu memiliki peran yang penting dalam hal siklus oksigen serta karbondioksida dan mampu menekan pencemaran udara. Beberapa keunikan lainnya dari pohon trembesi ini diantaranya yaitu :

  1. Pohon yang satu ini memiliki kemampuan dalam menyerap 2,5 juga ton karbondioksida setiap tahunnya. Dibandingkan dengan jumlah rata-rata yang biasanya hanya mampu menyerap 1 ton karbondioksida selama 20 tahun, jumlah 2,5 ton tentu sangat banyak.
  2. Usianya bisa mencapai 600 tahun, walaupun ada yang menyebutkan bahwa usianya hanya mencapai 100 tahun saja. Namun siklus hidup tersebut pada tanaman/pohon terbilang panjang dan bahkan diatas rata-rata dari jenis pohon yang lainnya.
  3. Memiliki jangkauan maksimal sekitar 30 m pada pohon yang sudah dewasa.
  4. Daunnya lebat hingga bisa menurunkan 3-4oC suhu udara yang terdapat di lingkungan sekitar.
  5. Keunggulan lainnya yang dimiliki oleh trembesi diantaranya yaitu mudah tumbuh dengan baik, kokoh, memiliki kanopi yang lebar sehingga mampu meneduhkan, bentuknya lebar dan besar, menghasilkan bunga dan buah, menyerap karbondioksida dalam jumlah yang besar, dan memiliki khasiat sebagai obat.
  6. Harapan dari penanaman pohon ini adalah supaya mampu mereduksi jumlah emisi karbon hingga mencapai 26%.
  7. Pemerintah telah melakukan program 1 juta bibit pohonnya di setiap provinsi yang ada di Indonesia, sejak tahun 2010 lalu. Program ini telah menjadi bagian dari proyek penanaman semiliyar pohon di seluruh Indonesia.
  8. Ada sekitar 1099 pohon dari 250 jenis trembesi yang akan ditanam untuk mengganti sekitar 1099 pohon yang telah ditebang untuk kebutuhan pembangunan MRT.
  9. Pohon ini juga ditanam di sepanjang jalan Semarang dan Kudus, dan ada sekitar 2767 pohon yang ditanam di sana sehingga mampu menyerap karbondioksida sebanyak 78.826.296 kg setiap tahunnya.

Menurut beberapa adat dari suku yang berasal dari Indonesia pohon ini telah dipercaya sebagai tempat ritual untuk beberapa kepercayaan di sana, karena pohon ini dipercaya sebagai pohon yang berumur panjang dan pohon yang dituakan.

Khasiat Pohon Trembesi untuk Kesehatan

pohon trembesi

Selain manfaat yang telah dijelaskan di atas, pohon ini juga masih memiliki banyak khasiat lainnya terutama di bidang kesehatan diantaranya yaitu untuk :

1. Mampu Meredakan Asma

Khasiat pohon ini baik untuk penderita asma, karena bagian daunnya yang mampu meredakan gejala asma. Pasien yang menderita asma ini bisa mengurangi intensitas kambuhnya gejala, caranya yaitu dengan meminum ramuan dari daun trembesi yang diseduh kemudian diminum setiap hari.

2. Mampu Mengatasi Sesak Napas

Khasiat dan manfaatnya juga sangat baik untuk mengobati atau mengatasi sesak napas. Terutama untuk Anda yang memiliki gejala sesak napas misalnya yang disebabkan oleh alergi, sehingga bisa memakai daun dari pohon trembesi sebagai obat herbal alami tanpa ada efek samping apapun.

3. Melancarkan Peredaran Darah

Khasiat lainnya dari trembesi bagi kesehatan ini adalah untuk melancarkan peredaran darah dan membuat tubuh menjadi lebih sehat. Manfaat dari daunnya juga bisa mengalirkan darah ke seluruh tubuh dengan lancar sehingga terhindar dari penyumbatan darah dalam tubuh.

4. Membersihkan Darah Kotor

Darah kotor ini bisa menimbulkan penyakit lainnya jika tidak dibersihkan secara berkala. Khasiat atau manfaat lainnya dari daun trembesi ini juga sering digunakan untuk membersihkan darah kotor yang ada di dalam tubuh.

5. Mengobati Flu

Pada saat musim hujan atau musim dingin tiba, biasanya manusia rentan terkena flu. Supaya penyakitnya tidak semakin parah maka Anda bisa mengobatinya dengan daun trembesi.

6. Mengusir Virus

Daun dari pohon trembesi ini juga mampu mengusir virus dari dalam tubuh, yaitu jenis virus yang mampu menular pada orang lain. Kemudian tubuh akan menjadi lebih kuat dan kebal dalam menghadapi serangan penyakit.

Manfaat dari pohon trembesi ini ternyata sangat banyak dan sangat berguna bagi manusia. Untuk itu, Anda juga bisa memanfaatkannya dengan berbudidaya agar kelestariannya tetap terjaga dengan baik.

Leave a Comment